Memasuki tengah-tengah bulan Ramadhan, ‘tradisi’ berbuka puasa bersama mulai ramai. Tak terkecuali Alumni Sekolah Islam Al Azhar (ASIA), yang menggelarnya di Marketing Gallery Synthesis Residence Kemang. “Dari angkatan awal hingga tahun 2.000-an hadir di sini,” tutur Afiansyah Harahap selaku Pembina ASIA di sela acara, Minggu (27/05).

null

Terdapat 14 sekolah islam Al Azhar yang tersebar di seluruh Indonesia. Jadi, bisa dilihat bahwa secara kealumnian, Al Azhar cukup besar. Maka setiap datang bulan Ramadhan, ASIA sebagai wadah bagi para lulusannya mengadakan acara berbuka puasa bersama demi mempererat hubungan silaturahmi dan kekeluargaan di antara mereka.

“Karena kita, kan, nggak cuma satu sekolah,” pria yang akrab di sapa Pian tersebut melanjutkan. “Selain silaturahmi, semoga networking-nya juga makin kuat.”

ASIA sudah berdiri dari sekitar 16 tahun yang lalu. Anggotanya adalah seluruh murid sekolah Al Azhar yang sudah lulus SMA, dari lulusan tahun pertama pada 1978 hingga kini. “Sekarang sudah sekitar 5.000-an orang alumninya,” ungkap Pian.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 40 anggota ASIA ini berlangsung sejak sore. Sambil ngabuburit maupun selepas berbuka puasa, para peserta mendapat tausiah yang intinya berisi dorongan untuk kian mendekatkan diri kepada Allah SWT serta tak berhenti untuk terus menuntut ilmu. Pesan-pesan tersebut disampaikan sendiri oleh salah seorang rekan alumni dan, yang menarik, oleh salah seorang guru yang dulu sempat mengajar mereka. Jadi, selain memperoleh tambahan wawasan dan ilmu seputar Islam, suasana nostalgia pun tak terelakkan.

Sebelum usainya acara, Ketua Umum Asia, T. Fajar Safari, menyampaikan program-programnya ke depan. “Di samping program alumni sekolah seperti pada umumnya, kita akan membangun Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Indonesia,” paparnya. “Dengan terbentuknya DPC itu, saya harap para alumni Al Azhar dapat berkiprah di daerah setempat maupun dalam skala nasional.”

X