Suasana riang dan penuh kehangatan yang khas dari pertemuan sebuah organisasi memenuhi ruang Marketing Gallery Synthesis Residence Kemang, Selasa siang (27/02). Hari itu suatu organisasi yang sepakat menamai dirinya Putri Bumi Sriwijaya (PBS) sedang mengadakan arisan rutin bulanan. Para anggotanya terdiri dari wanita berusia antara 30 hingga 70 tahun. Sebanyak 65 anggota yang hadir kompak mengenakan perpaduan potongan tenun dan kain batik indah bercorak khas Nusantara.

Jika hanya melihat sekilas, mungkin orang akan beranggapan bahwa acara arisan yang mereka selenggarakan seperti arisan para sosialita pada umumnya. Padahal sama sekali tidak seperti itu. “Arisan rutin bulanan PBS tak hanya dijadikan sebagai ajang pertemuan dan silaturahmi, kami juga produktif menjadwalkan berbagai kegiatan sosial dan budaya ke depan sebagai wujud karya nyata kami,” terang Prinny Harun Sohar, Ketua Umum Putri Bumi Sriwijaya.

Pada pertemuan itu, acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Dewan Pertimbangan Putri Bumi Sriwijaya, Hj. Doktor Dewi Motik Pramono, Msi. Wanita yang selalu bersemangat dalam membina dan memberdayakan para perempuan Indonesia ini menekankan beberapa hal penting. Ia berharap para anggota lebih aktif membawa organisasi ke arah yang sesuai dengan tujuan dibentuknya PBS. Lalu, mengajak anggota agar semangat menjalin kekerabatan tanpa memandang perbedaan, serta semangat membangun kemitraan dengan berbagai pihak strategis.

null

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan bincang-bincang berbagai topik menarik, antara lain tentang edukasi kesehatan, kecantikan, bisnis investasi properti dan pertunjukan busana. “Bincang-bincang seperti ini merupakan agenda yang selalu kami sisipkan dalam pertemuan rutin, harapannya agar anggota juga mendapat berbagai edukasi yang bermanfaat di setiap pertemuan,” jelas Prinny.

Perlu diketahui, Putri Bumi Sriwijaya adalah organisasi wanita yang bergerak di bidang sosial dan budaya. Berdiri sejak 2016, namun baru diresmikan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada 30 Maret tahun 2017. Saat ini PBS telah memiliki 250 anggota. Visi-misinya adalah mengangkat dan melestarikan budaya Sumatera bagian Selatan, yang meliputi Palembang, Jambi, Bangka Belitung, Lampung, dan Bengkulu. Anggotaannya terbuka bagi siapa saja wanita yang lahir dan pernah tinggal di wilayah yang dulunya menjadi bagian penting dari kerajaan Sriwijaya itu.

null

Sebagai wujud nyata visi-misinya, organisasi ini akan menyelenggarakan Malam Budaya dan Seminar Bumi Sriwijaya di Jakarta pada 29 Maret – 1 April 2018 mendatang. Dalam acara yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Palembang itu, PBS akan menyajikan bermacam kerajinan hasil karya pelaku UKM dari Sumatera Selatan. “Ini merupakan acara besar kami yang pertama sejak diresmikan oleh Kemenkumham. Kami berharap acara ini memberikan dampak besar kepada pelaku UKM Sumatera Selatan,” tutup Prinny.

X