Pemborosan energi ternyata bukan persoalan ekonomi semata. Permasalahan buruknya kualitas udara, berkurangnya ketersediaan air bersih dan secara global adalah isu pemanasan suhu bumi merupakan dampak lebih luas dari penggunaan energi secara tidak bertanggung jawab.

Nah, untuk menghemat pengeluaran pembayaran listrik bulanan sekaligus membantu mendorong terwujudnya gaya hidup ramah lingkungan, maka Anda bisa memulai dengan mengatur pemakaian listrik.

Gerakan hemat energi menjadi perhatian pemerintah karena pertumbuhan ekonomi negara dipengaruhi oleh ketersediaan listrik. Melalui “Gerakan Potong 10 Persen”, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pun berupaya mengajak seluruh masyarakat untuk berhemat dalam pemanfaatan energi listrik. Berikut 3 cara menghemat listrik yang bisa Anda lakukan:

 

Save earth concept

  1. Matikan Listrik Jika Tidak Digunakan

Hal-hal sederhana di kehidupan sehari-hari seperti mematikan lampu dan mencabut peralatan elektronik yang tidak sedang dipakai dapat membantu penghematan energi. Meninggalkan peralatan elektronik seperti microwave, printer, atau TV dalam keadaan tidak benar-benar mati (stand by) akan mengonsumsi listrik sebesar 20 persen dari total pemakaian.

  1. Gunakan Peralatan Elektronik Hemat Energi

Pemerintah menyarankan untuk menggunakan AC yang memiliki Energy Efficiency Ratio (EER) tinggi karena dapat menghemat energi. Selain itu, Anda juga harus mempertahankan temperatur AC pada 24-27º Celcius.

  1. Menjadikan Hemat Energi Sebagai Gaya Hidup

Ternyata gaya hidup hemat energi tidak sesulit yang Anda bayangkan, bukan? Anda bisa mulai mengajak keluarga dirumah supaya selalu ingat untuk mematikan listrik yang tidak digunakan dan menghemat pemakaian elektronik. Lama kelamaan pasti akan menjadi suatu kebiasaan yang positif di rumah Anda. Yuk, ikut berpartisipasi menjaga lingkungan dengan menghemat energi mulai dari sekarang!

X