Aktif dalam menggandeng agen propeti untuk pemasaran, Synthesis Residence Kemang menghelat program BATIK (Bahas Propeti Masa Kini) bagi para personel agen penjual properti. Kegitan ini berupa training yang mengangkat dua topik besar, yakni digital marketing dan closing the sale.

 

Seperti disampaikan oleh Chairperson dari idEA (Indonesia E-commerse Association) Ignatius Untung S., yang berbagi soal pemasaran properti secara online, pola pikir para agen mesti beradaptasi dengan era digital saat ini.

“Digital itu sudah keniscayaan, tidak bisa ditolak lagi. Seseorang harus masuk ke digital, jangan apriori atau apatis, misalnya menganggap bahwa ah, digital repot, lah,” tuturnya di Pendopo Arjuna Synthesis Residence Kemang, tempat berlangsungnya acara, Senin (18/03).

Pria yang pernah menjabat sebagai Country General Manager Indonesia Rumah123.com ini pun mengingatkan bahwa efek digital itu tidak selalu instan. “Harus mengerti juga ada prosesnya. Tapi menariknya digital itu, kan, bisa dipelajari dan dievaluasi.” Dirinya menambahkan, “Kita bisa selalu dapat masukan bahwa yang kita lakukan ini sudah benar atau belum dan lain sebagainya.”

Di hadapan sekitar 30 orang agen penjual properti yang hadir di proyek apartemen karya Synthesis Development ini, tak ketinggalan Untung membeberkan tip-tip penggunaan social media. Seperti, cara memanfaatkan Facebook dan Instagram yang ideal bagi para agen agar efektif dan tepat sasaran, serta apa-apa saja yang tidak boleh dilakukan.

Namun ia menekankan bahwa di atas semua itu, para agen harus mengerti produk yang ditawarkan dan konsumennya. “jadi, mengerti harus ngomong apa,” sambungnya. “Social media dan sebagainya, kan, channel aja. Pemilihan channel penting, tapi kalau isi dari message yang disampaikan tidak pas juga bahaya.”

Program training ini juga sebagai wujud kepedulian Synthesis Residence Kemang yang tidak semata menginginkan hasil dari penjualan propertinya, namun terlibat dalam prosesnya. “Tidak cuma expect para agen ini untuk jualan, tapi kita juga membantu bagaimana cara mereka jualan,” terang Sarah Yosephin Hutabarat, Liaison Manager Synthesis Residence Kemang.

Dan tidak berhenti sampai di sini, kegiatan ini akan diadakan secara berkala 1-2 kali sebulan. Ke depan, tema-tema yang diangkat akan lebih spesifik, seperti bagaimana membuat foto yang bagus, relevan, dan mengunggahnya di social media secara tepat. Tentunya dengan narasumber yang berbeda-beda.

“Jadi, tidak cuma penyampaian oleh narasumber, tapi juga ada praktiknya,” tutup Sarah.

X