PERIP (Persatuan Istri Purnawirawan) Cabang Jakarta Selatan memanfaatkan hari jadinya yang ke-55 sebagai momentum untuk menegaskan bahwa organisasi ini dan induknya, PERIP DKI Jakarta, masih eksis. Termasuk semangat dan disiplinnya yang masih menyala.

“Selama ini nampak seperti sudah tenggelam. Maka saya mencoba untuk mengangkat kembali PERIP, untuk bisa dikenal kembali, karena PERIP masih ada,” tutur Ketua PERIP Jakarta Selatan, Yetty Totok Harijanto, Selasa (30/04) saat berlangsungnya perayaan HUT PERIP ke-55 di Pendopo Arjuna Synthesis Residence Kemang, apartemen karya pengembang Synthesis Development.

“Notabene dulu PERIP sangat aktif berkreativitas, berkegiatan sosial dan segala macam, kini kita wadahi kembali supaya kegiatan itu tetap hidup,” terangnya.

Sebagai perkumpulan para istri purnawirawan TNI dan Polri, meski sudah tak lagi muda secara usia, semangat dan kebiasaan hidup disiplinnya tetap terpelihara. “Lihat saja, mereka datang ke tempat ini dengan sangat antusias, bahkan sejak awal, pagi sekali, sudah banyak yang tiba,” lanjut Yetty dengan penuh rasa bangga.

“Itulah, rasa disiplin ibu-ibu istri eks TNI dan Polri masih melekat,” tegasnya. “Mungkin kita kini sudah menjadi orang swasta, tapi bukan berarti jadi datang telat. Tidak.”

Pada HUT yang ke-55 ini, PERIP Jakarta Selatan pun ingin terus mempersatukan para istri purnawirawan, tanpa mempersoalkan golongan. Itu tertuang dalam tema perayaan: Bersatu dalam Ke-bhinneka-an Mewujudkan Kehidupan yang Sehat.

“Jadi, bersatulah tanpa memandang pangkat, jabatan, dan sebagainya,” ajak Yetty. “Walau dulu kita dari beberapa angkatan, ada yang bintang 2, bintang 3, pejabat-pejabat lah dulunya, tapi saat ini kita sama-sama di PERIP.”

Di usia PERIP kini, Yetty ingin komunitas ini dan para anggotanya tetap diperhitungkan kiprahnya, terutama lewat kegiatan sosial untuk kehidupan di lingkungan Jakarta Selatan. “Kami masih senang berkarya,” ungkapnya. Dan di antara lebih dari 50 anggota yang hadir di proyek apartemen karya Synthesis Development ini, dirinya mengaku ingin merangkul lebih banyak lagi istri purnawirawan.

“Anggota PERIP Jakarta Selatan saat ini sekitar 250 orang, belum termasuk yang baru-baru,” ia memaparkan, “Biasanya yang lebih muda sudah nggak mau ikut, tapi saya mencoba menggalang lagi agar lebih dari itu.”

Acara hari itu dimeriahkan oleh peragaan busana kebaya, batik, dan gaun pesta, serta ditutup dengan bernyanyi dan menari bersama penuh kegembiraan.

X